|
Written by Adhe Vendy Garviandi, S.Kom
|
|
Saturday, 20 February 2010 10:51 |

|
|
Last Updated on Saturday, 20 February 2010 11:47 |
|
|
Lindungi dari Cyber Predator |
|
|
|
|
Written by Adhe Vendy Garviandi, S.Kom
|
|
Saturday, 13 February 2010 17:30 |
|
Sekolah Boarding Hindarkan dari Kejahatan Cyber Predator Akhir-akhir ini banyak pemberitaan tenatang hilangnya anak yang diculik setelah berkenalan di dunia maya, lalu kasus penjualan anak dibawah umur lewat jejaring sosial dan masih banyak lagi kasus-kasus kejahatan yang menimpa anak usia sekolah melalui media internet. Internet adalah sumber informasi yang luar biasa hebat, apapun bisa kita dapatkan melalui internet, termasuk para pelajar, mereka bisa mendapatkan apapun melalui internet tanpa filter dan batas, dari mulai mendapatkan artikel, berita, gambar, buku, hingga mendapatkan seorang teman. begitu juga dengan trend jejaring sosial seperti facebook dan twiter menambah kemudahan untuk mendapatkan kenalan di dunia maya, ditambah dukungan berbagai operator seluler yang memberikan akses mudah dalam mengakses jejaring sosial dari genggaman tangan melalui ponsel. tetapi akankah mereka menyadari (anak, orang tua, guru dll) tentang bahaya yang yang sedang mengintai mereka...??  akibat kemudahan kemudahan itu anak - anak khususnya usia pelajar sangat rentan menjadi korban atau pelaku kejahatan di dunia maya seperti yang sedang gencar diberitakan akhir-akhir ini.. mungkin kita tidak menyadari bahaya dari awal mulanya perkenalan teman yang belum pernah kita kenal sama sekali melalui internet, mungkin apa yang sering kita dengar di sebuah iklan "Kesan pertama begitu menggoda..",, itulah siasat para predator cyber (penjahat di internet red.). mereka melakukan bujuk rayu terhadap para anak-anak melalui sebuah perkenalan, setelah akrab dengan cara chating dan membalas comment di wall si anak kemudian dia akan melalukan kopidarat(pertemuan di dunia nyata). dan setelah pertemuan itulah anak -anak menjadi korban para cyber predator. |
|
Last Updated on Saturday, 13 February 2010 18:22 |
|
Read more...
|
|
Mendidik Nilai-nilai Islam dengan Pembiasaan |
|
|
|
|
Written by Helmy Shodiqi
|
|
Monday, 01 February 2010 19:17 |
|
Persoalan pembelajaran nilai-nilai Islam di sekolah sering dikaitkan dengan jumlah jam belajar yang tidak berimbang dengan kebutuhan dan target dari mata pelajaran agama Islam itu sendiri. Dua jam seminggu menjadi sangat tidak realistis dengan tuntutan anak agar dapat memahami ibadahnya dengan benar, tumbuh kesadaran beribadah dan bahkan membangun mental dan akhlak anak menjadi mulia sebagaimana tuntunan agama. Namun setiap orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah-sekolah “konvensional” tidak mungkin menuntut lebih dari hal demikian. Kurikulum yang disusun memiliki banyak target sementara ruang waktu yang ada sangatlah tidak memadahi. Ada sekian mata pelajaran lain yang harus disampaikan selama satu minggu dengan jumlah jam belajar yang terbatas. Maka menjadi wajar jika pelajaran agama di sekolah sangatlah kurang. Jumlah jam yang banyak dengan penyampaian materi ke-Islaman yang lebih terperinci memang sangat diperlukan sebagai upaya optimalisasi pencapaian target pembelajaran, tetapi hal ini tidak serta merta dapat memenuhi tuntutan sehingga materi-materi yang disampaikan membekas pada setiap peserta didik. Maka pembiasaan menjadi metoda yang relevan mempertajam capaian yang diingankan. Pendidikan agama bukan sekedar pelajaran yang cukup didengarkan, tetapi harus dipraktikkan dan dibiasakan. Sekolah-sekolah pada umunya (dengan keterbatasannya) hanya dapat memberikan dua aspek yaitu: teori dan praktik, belum sampai pada ranah pembiasaan. Pembiasaan memang berimplikasi dengan kebutuhan waktu yang semakain panjang dan sekolah pada umumnya belum sanggup memenuhinya. Persoalan di atas adalah mata rantai yang berujung pada sebuah konsep sekolah dengan penyediaan waktu yang cukup dan pengawasan yang lebih lama. Berbicara tentang hal tersebut maka konsep boarding school adalah solusi yang tepat. Salah satunya adalah Islamic Boarding School Sekar Kemuning. Boarding school yang terletak di Jalan Sekar Kemuning no 36 Kota Cirebon dan menyelenggarakan pendidikan SMP dan SMA ini telah melaksanakan pembelajaran ke-Islaman dengan optimal. Materi-materi terperinci (Tauhid, Fiqh, Akhlah, Qr`an dan Hadist) diberikan sebagai materi pembelajaran di sekolah menyertai pelajaran umum yang diberikan lainnya. Pada sore dan malam harinya siswa-siswanya mendapatkan pembekalan dan panduan membaca Al-Qur`an dengan tartil dan tahsin dan dilanjutkan dengan kajian keilmuan ke-Islaman tambahan yang disampaikan secara ilmiah setelahnya. Dengan demikian diharapkan aspek pencaiapain materi dapat terpenuhi. Untuk pembiasaan, siswa telah dijadwalkan secara rutin berjama`ah sholat wajib, menjalankan puasa sunnah dan melakukan ibadah-ibadah nafilah dengan pengawasan dan panduan dari pengajar selama tinggal di sekolah dan asrama. Sifat-sifat mulia disampaikan dan diajarkan dengan tidak melakukan dotrinasi materi saja, tetapi dengan contoh konkrit yang sederhana dan dapat dicerna dengan mudah oleh siswa. Siswa memiliki pengalaman belajar tersendiri untuk mengaplikasikan teori-teori aqidah, fiqiyah dan akhlak dengan pemahaman yang benar. Pengalaman belajar yang dimaksud adalah mereka melihat, mendengar dan melaksanakan apa yang siswa dapatkan. Melihat teman dan bahkan para guru melakukan suatu hal yang berkaitan dengan pembelajaran akan jauh memberi kesan pada siswa, dan mengerjakan bersama-sama akan menanamkan kesadaran untuk konsisten melakukan suatu hal. |
|
Last Updated on Saturday, 20 February 2010 10:57 |
|
Olimpiade Matematika dan Sains 2010 |
|
|
|
|
Written by Adhe Vendy Garviandi, S.Kom
|
|
Wednesday, 20 January 2010 13:42 |
|
Olimpiade matematika dan sains 2010 Tingkat SD/MI dan SMP/MTs Se-jawabarat + Alhamdulliah Olimpiade matematika dan sains 2010 Tingkat SD/MI dan SMP/MTs Se-jawabarat + sukses dilaksanakan. Kegiatan ini dibuka oleh Deputi II bidang Infrastruktur sekaligus sebagai perintis sekolah unggul insan cendekia Bapak DR. Agus Salim. yang memawili Menteri Negara PDT RI Helmi Faishal Zaini yang berhalangan hadir. Olimpiade ini kerjasama antara Sekar Kemuning Islamic Boarding School dengan LPP Salman ITB Bandung, yang diikuti oleh 303 peserta yang tergabung kedalam 101 Tim. Keluar sebagai juara tingkat SMP/MTs adalah: Juara I mendapatakan Piala Tetap Menteri PDT RI dan Uang Pembinaan Rp. 1.700.000 MTs Khusnul Khotimah, Juara II Piala Gunernur Jabar dan Uang Pembinaan Rp.1.450.000 SMP Salman Al Farisi, Juara III Piala Walikota Cirebon dan Uang Pembinaan Rp. 1.250.000 MTs Khusnul Khotimah. Harapan I Piala Yayasan Miftahul Ulum dan Uang Pembinaan Rp. 700.000 SMPN Susukan Cirebon, Harapan II Piala SMP-SMA Sekar Kemuning dan Uang Pembinaan Rp. 450.000 SMP Salman Al farisi. Informasi detail klik disini Search Engine Optimization and SEO Tools |
|
Last Updated on Wednesday, 03 March 2010 12:55 |
|
Written by Adhe Vendy Garviandi, S.Kom
|
|
Saturday, 26 December 2009 15:51 |
|
Study Tour 2009 Sekar Kemuning Islamic Boarding School 22 - 24 Desember 2009 Route: - Mesjid Raya Jawa Tengah
- Assalam Boarding School Modern
- Museum KA Ambawrawa
- Kebun Tanaman Obat Tawang Mangu
- Solo
- Shoping Road Malioboro Yogyakarta

Untuk foto lebih lengkap silahkan lihat di flickr atau di galeri foto web sma sekarkemuing boarding school |
|
Last Updated on Saturday, 26 December 2009 16:06 |
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>
|
|
Page 1 of 5 |